Bagian 1:
Segala puji hanya milik Allah I, kami memuji-nya, meminta tolong, meminta
ampun hanya kepada-Nya, dan bertaubat kepada-Nya. Kami berlindung
kepada Allah dari kejelekan diri-diri kami dan dari kejelekan amal-amal
kami.
Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka tidak ada yang dapat
menyesatkannya. Dan barangsiapa yang disesatkanNya, maka tidak ada
yang dapat memberikan petunjuk kepadanya.
Kami bersaksi bahwa tidak ada ilah yang hak untuk disembah kecuali Allah
semata tanpa ada sekutu bagiNya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad
adalah hamba dan rasul-Nya yang Allah utus dengan petunjuk dan agama
yang haq, menyampaikan risalah, menunaikan amanah, menasehatkan
umatnya dan berjihad di jalan Allah dengan sebenar-benarnya, sampai
datangnya keyakinan (mati) dan meninggalkan umatnya di atas jalan yang
terang, malamnya seperti siangnya, tidak ada yang menyimpang dari
jalannya kecuali akan binasa.
Beliau menjelaskan pada jalan tersebut sesuatu yang dibutuhkan umatnya
dalam seluruh perkara, sampai-sampai Abu Dzar t berkata :
“Nabi r tidaklah meninggalkan seekor burung pun yang mengepakngepakkan
sayapnya di udara kecuali beliau r telah menyebutkan kepada
kami ilmunya.”
Berkata seorang laki-laki dari kalangan musyrikin kepada Salmān Al Fārisī
t : “Apakah nabi kalian mengajari kalian sampai buang hajat – adab buang
hajat – ?” Berkata Salmān t : “ya, sungguh beliau melarang kami
menghadap ke arah kiblat ketika kami berak atau kencing, melarang kami
beristinja kurang dari tiga batu, dan melarang kami ketika buang hajat
dengan menggunakan tangan kiri, atau beristinja dengan kotoran hewan
dan tulang.”
Segala puji hanya milik Allah I, kami memuji-nya, meminta tolong, meminta
ampun hanya kepada-Nya, dan bertaubat kepada-Nya. Kami berlindung
kepada Allah dari kejelekan diri-diri kami dan dari kejelekan amal-amal
kami.
Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka tidak ada yang dapat
menyesatkannya. Dan barangsiapa yang disesatkanNya, maka tidak ada
yang dapat memberikan petunjuk kepadanya.
Kami bersaksi bahwa tidak ada ilah yang hak untuk disembah kecuali Allah
semata tanpa ada sekutu bagiNya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad
adalah hamba dan rasul-Nya yang Allah utus dengan petunjuk dan agama
yang haq, menyampaikan risalah, menunaikan amanah, menasehatkan
umatnya dan berjihad di jalan Allah dengan sebenar-benarnya, sampai
datangnya keyakinan (mati) dan meninggalkan umatnya di atas jalan yang
terang, malamnya seperti siangnya, tidak ada yang menyimpang dari
jalannya kecuali akan binasa.
Beliau menjelaskan pada jalan tersebut sesuatu yang dibutuhkan umatnya
dalam seluruh perkara, sampai-sampai Abu Dzar t berkata :
“Nabi r tidaklah meninggalkan seekor burung pun yang mengepakngepakkan
sayapnya di udara kecuali beliau r telah menyebutkan kepada
kami ilmunya.”
Berkata seorang laki-laki dari kalangan musyrikin kepada Salmān Al Fārisī
t : “Apakah nabi kalian mengajari kalian sampai buang hajat – adab buang
hajat – ?” Berkata Salmān t : “ya, sungguh beliau melarang kami
menghadap ke arah kiblat ketika kami berak atau kencing, melarang kami
beristinja kurang dari tiga batu, dan melarang kami ketika buang hajat
dengan menggunakan tangan kiri, atau beristinja dengan kotoran hewan
dan tulang.”
Sponsor link:

Komentar
Posting Komentar