Seruan Al-‘Allamah Ibnu Baz rahimahullahu wa Qoddasallahu Ruuhahu Kepada Kaum Muslimin Tentang Permusuhan Yahudi
Peperangan
Islam
Wahai kaum muslimin di segala
penjuru... wahai orang-orang Arab di seluruh tempat... wahai para pemimpin dan
penguasa...
Sesungguhnya peperangan yang
terjadi antara bangsa Arab dan Yahudi bukanlah peperangan ‘Arabiyah
belaka, perhatikanlah! Namun ia merupakan peperangan Islamiyah ‘Arabiyah,
peperangan antara kekufuran dan keimanan, antara al-haq dan bathil
dan antara kaum muslimin dengan bangsa Yahudi. Permusuhan Yahudi terhadap kaum
muslimin di tanah air dan pusat negeri mereka adalah suatu hal yang telah
ma’lum (ketahui) dan masyhur. Maka wajib bagi setiap muslim di
setiap tempat untuk menolong saudara-saudara mereka yang teraniaya, berdiri di
atas barisan mereka dan membantu mereka di dalam mengembalikan hak mereka yang
terampas dari kaum yang menganiaya dan menzhalimi mereka, dengan segala
kemampuan yang dimiliki : dari jiwa, kehormatan, peralatan dan harta benda.
Semuanya menurut kesanggupan dan kemampuan yang dimilikinya, sebagaimana firman
Alloh Azza wa Jalla :
“Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad dengan
harta dan jiwanya pada jalan Allah dan orang-orang yang memberikan tempat
kediaman dan pertoIongan (kepada orang-orang muhajirin), mereka itu satu sama
lain lindung-melindungi. Dan (terhadap) orang-orang yang beriman, tetapi belum
berhijrah, maka tidak ada kewajiban sedikitpun atasmu melindungi mereka, sebelum
mereka berhijrah. (Akan tetapi) jika mereka meminta
pertolongan kepadamu dalam (urusan pembelaan) agama, Maka kamu wajib memberikan
pertolongan kecuali terhadap kaum yang Telah ada perjanjian antara kamu dengan
mereka. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu
kerjakan” (QS
al-Anfal : 72)
dan firman-Nya :
“Perangilah orang-orang
yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari Kemudian, dan
mereka tidak mengharamkan apa yang diharamkan oleh Allah dan RasulNya dan tidak
beragama dengan agama yang benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang
diberikan Al-Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah dengan patuh
sedang mereka dalam keadaan tunduk." (QS at-Taubah : 29)
Sikap Yahudi di dalam memusuhi
Islam dan Nabinya Islam adalah suatu hal yang ma’lum dan masyhur.
Sejarah telah mencatatnya dan para perawi berita sejarah saling menukilkannya.
Bahkan, Kitab teragung dan terbenar menjadi saksi atasnya, yaitu
Kitabullah yang tidak ada padanya kebatilan di tengah-tengahnya dan tidak
pula di belakangnya, yang diturunkan oleh Yang Maha Bijaksana lagi Maha Terpuji.
Alloh Ta’ala berfirman :
“Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya
terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang
musyrik.
Dan sesungguhnya kamu dapati
yang paling dekat persahabatannya dengan orang-orang yang beriman ialah
orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya kami ini orang Nasrani." Yang demikian
itu disebabkan karena di antara mereka itu (orang-orang Nasrani) terdapat
pendeta-pendeta dan rahib-rahib, (juga) karena sesungguhnya mereka tidak
menymbongkan diri.” (QS al-Maa`idah : 82)
Alloh Azza wa Jalla
menegaskan di dalam ayat yang mulia ini bahwa Yahudi dan orang-orang musyrik itu
adalah kaum yang paling keras permusuhannya terhadap kaum
mukminin...
Tasawuf, Pluralisme, & Pemurtadan.
- H Hartono Ahmad Jaiz -
Kunjungi juga:
Komentar
Posting Komentar